PGRI KECAMATAN WANASALAM
MENGGELAR SARESEHAN PENDIDIKAN DI ACARA HUT PGRI KE 74
November 25, 2019 Redaksi 0 Komentar PGRI KECAMATAN WANASALAM MENGGELAR SARESEHAN PENDIDIKAN DI
ACARA HUT PGRI KE 74
Lembarberita.co.id,
Wanasalam – Dalam
Menyambut peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang Ke 74.
PGRI Kecamatan Wanasalam menggelar Saresehan Pendidikan di Depan Gedung Kantor
UPT Pendidikan Wanasalam Yang berlokasi dikampung Sukatani Desa Sukatani
Kecamatan Wanasalam yang memiliki Tema. “Memacu Responsibilitas Pemerintah baik
Daerah ataupun Pusat dan Masyarakat dalam menciptakan Marwah Pendidikan yang
Kredibel dan Mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Bermartabat dan
terlindungi.”
Selain para
guru kegiatan Saresehan ini juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pemuda
dan stekholder pemerintah yang ada di Kecamatan wanasalam.
Tujuan
dilaksanakan Saresehan ini untuk membangun sinergitas semua pihak agar mampu
berkontribusi memajukan dunia pendidikan khususnya di kecamatan wanasalam.”Kata
Hida Nurhidayat Sekretaris PGRI kecamatan Wanasalam. Dan dengan adanya kegiatan
seperti ini juga berharap, agar pemerintah pusat maupun daerah mendengar keluh
kesah para guru sehingga setidaknya memperbaiki grad kesejahteraannya, dan juga
bagaimana Lembaga-lembaga non goverment merubah frame pemikiran dari
mengkoreksi menjadi lebih kepada memberikan solusi agar kemajuan pendidikan
dapat terlihat secara konkrit sehingga tercapainya tujuan pendidikan secara
nasional maupun institusional. Hida melanjutkan, harapan lainnya juga bagaimana
pihak-pihak aparat yang kompeten di ranah hukum bisa lebih memberikan
perlindungan hukum yang kuat sebagaimana amanat UU No.14 Tahun 2005 tentang
Guru dan Dosen, terutama di pasal 39 tentang perlindungan. “Pungkasnya.
Sementara
itu Cece Saputra Camat wanasalam menyampaikan. Selamat ulang tahun PGRI yang Ke
74.menurut sejarah PGRI ini lahir 100 hari setelah hari Proklamasi kemerdekaan
RI.” tentunya kehadiran guru sangatlah penting saya kira karena apa. Tanpa guru
kita yang hadir disini tidak bisa menjadi guru, tidak bisa menjadi Kapolsek dan
saya pun mungkin tidak bisa jadi camat.” Dan saya kira para guru ini adalah
tokoh yang sangat penomenal. Kita tidak akan bisa membangun negri ini tanpa
adanya guru-guru kita.”Singkatnya.
(Ui/Red).











